NANJING, TIONGKOK – Dosen Program Studi Teknologi Rekayasa Perangkat Lunak (TRPL), Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), berkesempatan berpartisipasi dalam kegiatan internasional Asia Hub and CIAERA Annual Meeting 2026 yang berlangsung pada 27–29 Oktober 2026 di Nanjing Agricultural University (NAU), Nanjing, Tiongkok.
Pertemuan tahunan yang mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara ini mengangkat tema Ecosystem Resilience, dengan fokus pembahasan pada ketahanan agroekosistem serta pengembangan sistem pendidikan yang tangguh dan berkelanjutan. Dalam kegiatan tersebut, Kadek Yota Ernanda Aryanto turut berkontribusi melalui presentasi singkat (Flash Talk) pada forum bertajuk Resilient Agroecosystems. Presentasi ini membahas perkembangan program kerja sama akademik dan riset yang telah berjalan, meliputi aktivitas penelitian, pendidikan, keterlibatan mahasiswa, serta peluang pengembangan kolaborasi internasional di lingkungan Asia Hub.
Salah satu produk yang diperkenalkan dalam forum tersebut adalah WEF GIS (Water-Energy-Food Geographic Information System) yang dapat diakses melalui https://wefgis.com. Platform ini merupakan bagian dari pengembangan kolaborasi riset dengan KGEO KMUTT Thailand yang mengintegrasikan teknologi geospasial dan sistem informasi untuk mendukung kajian dalam konteks keterkaitan air, energi, dan pangan (Water-Energy-Food Nexus). Dalam sesi diskusi, presentasi tersebut memperoleh sejumlah pertanyaan, tanggapan, dan masukan dari peserta forum. Berbagai masukan tersebut menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan fitur, pengembangan fungsionalitas, serta peningkatan pemanfaatan WEF GIS sebagai salah satu produk kolaborasi riset.
Keikutsertaan dosen TRPL Undiksha dalam forum internasional ini menjadi kesempatan untuk memperluas jejaring akademik, mempresentasikan perkembangan hasil kolaborasi, sekaligus menjajaki peluang kerja sama riset dan pendidikan dengan institusi mitra di kawasan Asia.
Melalui partisipasi dalam Asia Hub Annual Meeting 2026, Undiksha diharapkan dapat terus memperkuat kontribusinya dalam kolaborasi akademik internasional, khususnya pada pengembangan teknologi digital, sistem informasi geospasial, dan inovasi yang mendukung ketahanan ekosistem serta pembangunan berkelanjutan.








